Tampilkan postingan dengan label rumah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah. Tampilkan semua postingan

16 Okt 2016

Merayakan Hari Habitat 2016

MEMBANGUN RUMAH PERADABAN
https://www.youtube.com/watch?v=bQH8gRGWntM
Merupakan agenda tahunan Jejaring Rakyat Miskin Indonesia (JERAMI) merayakan World Habitat Day pada minggu pertama bulan Oktober. Tahun ini, Jerami - KPRM Makassar melakukan pawai dari Monumen Mandala ke Lapangan Karebosi, kemudian dilanjutkan dengan Dialog Kebijakan Pemerintah Kota Makassar. Perayaan tahun ini dihadiri tidak kurang dari 500 massa rakyat KPRM (lih. link beritanya http://makassar.tribunnews.com/2016/10/16/jerami-tuntut-kesejahteraan-lewat-dialog-bareng-pemkot-makassar, http://makassartoday.com/2016/10/16/ribuan-orang-peringati-hari-habitat-dan-penghapusan-kemiskinan-di-karebosi/.Selain poster, spanduk, siaran pers, perayaan hari habit Jerami - KPRM diramaikan dengan pertunjukan seni tradisi 'Ganrang Buloa', yakni seni pencak diiiringi gendang dari warga pesisir Tallo, Buloa.

13 Apr 2014

Tentang Institut Rumah Kampung Kota

institut rumah kampung kota - RMK Institute adalah perkumpulan para urbanist yang bekerja untuk mewujudkan tata kota yang berkeadilan sosial, ekonomi politik. institut RMK ditopang oleh organisasi komunitas, intelektual organik, aktivis dan profesional.
mari berbagi informasi tentang gerakan sosial rakyat miskin kota dan solusi alternatif tata kota: bedah rumah, kampung, dan kota. temukan kami di facebook dan you tube.
 https://www.youtube.com/user/panjireforma2011/featured
 
 


5 Agu 2011

Rumah, Mobil, Korupsi, dan Ilegalitas di Kota

Oleh M. Nawir
Judul postingan di atas diinspirasi oleh tulisan Leonardo Padura Fuentes dalam versi bahasa Inggris yang berjudul Cuba: Cars, Houses, Corruption, Illegality, yang saya petik dari website “Other News” asuhan Roberto Savio, edisi Kamis 28 Juli 2011. Leonardo Padura Fuentes adalah seorang penulis dan wartawan Kuba, yang novelnya telah diterjemahkan ke dalam lebih dari lima belas bahasa. Karyanya yang terbaru adalah The Man Who Loved Dogs, yang menggambarkan Leon Trotsky dan pembunuhnya Ramon Merc ader sebagai karakter tokoh sentralnya (silahkan berselancar di http://www.other-net.info/index.php).
Judul tulisan tersebut akan lebih kontekstual jika dikaji dari trend pertumbuhan kota-kota besar di Indonesia, tidak terkecuali di Makassar. Pertumbuhan kota yang ditandai dengan membengkaknya kepadatan penduduk akibat urbanisasi seakan berkejaran dengan tingkat kepadatan pemukiman, dan kepadatan kendaraan bermotor di jalan raya pada satu sisi; serta, praktik-praktik ilegalitas seperti korupsi di level elit politik , dan kriminalitas warga kota, pada sisi yang bersamaan.

30 Sep 2010

Mereka Mencita-citakan Kampung Masa Depan (2)

Mitos Penyakit Kulit
Bagian Kedua
Banyak “peristiwa-imajiner” maupun kejadian nyata di masa lalu yang tersimpan dalam bawah sadar manusia, dan dituturkan dari generasi ke generasi. Sebagian kisah itu menjadi mitos, yakni genre cerita sastra yang diapresiasi masyarakat sebagai rujukan tentang keyakinan, moralitas, asal muasal suatu tempat, bahkan penanda suatu kejadian atau perubahan sosial. Tokoh di dalam cerita mitos itu adalah tokoh-tokoh “supranatural” yang hidup pada suatu masa dengan problematika sosialnya.