Tampilkan postingan dengan label krisis utopia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label krisis utopia. Tampilkan semua postingan

23 Nov 2011

SEMBADA

tujuan ekonomi adalah untuk melayani manusia, bukan manusia melayani ekonomi.”
Tulisan ini adalah salah satu bacaan pemerkaya para pegiat gerakan sosial, terutama yang menfokuskan perhatiannya pada penyadaran rakyat. Materinya disari dari sebuah buku yang sangat populer di Amerika Latin, hasil riset yang panjang atas situasi ekosob sejak tahun 1985, yang dilakukan secara multidisiplin. Buku tersebut berjudul Human Scale Development: Conception, Application, and Further Reflections (The Apex Press, 1991), ditulis oleh Manfred A. Max-Neef. Di dalamnya dibahas tentang Sembilan Kebutuhan Dasar Manusiawi (SEMBADA). Di Indonesia dikenal Sembilan Kebutuhan Pokok (SEMBAKO) menurut SK Menteri. Kedua konsep tersebut sangat berbeda.

30 Sep 2010

Perjuangan Organisasi Rakyat dalam Habitus Kampung dan Kota[1]

Pengantar
Tulisan ini bersifat narasi deskriptif mengenai dinamika organisasi rakyat miskin yang memperjuangkan kepentingannya dalam konteks transisi demokrasi pasca reformasi 1998. Penulis berasumsi bahwa reformasi di ranah politik telah merevitalisasi kebebasan berorganisasi dan berpendapat di ranah sosial. Hanya saja, tidak selalu persis sama apa yang dipertaruhkan kaum reformis di ranah politik dengan apa yang diperjuangkan rakyat miskin di ranah sosial. Tulisan ini ingin menjelaskan karakteristik perjuangan organisasi rakyat miskin dalam habitus kampung dan kota, yang membedakannya dengan organisasi formal masyarakat sipil pada umumnya.
Pertama sekali penting dikemukakan beberapa kata kunci di dalam tulisan ini, yaitu Organisasi Rakyat, Habitus, Kampung dan Kota.