Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label banjir. Tampilkan semua postingan

6 Jan 2013

Pemerintah Lalai Rakyat Sengsara: Siaran Pers JRMK Sulsel 2013

Tata kota dan pemerintahan yang baik menjadi prasyarat penting untuk menjamin keberdayaan rakyat dan keterlibatan mereka dalam pengembangan lingkungan perkotaan agar mereka tidak terpinggirkan dan tidak terkena bencana akibat perubahan iklim, kekerasan, serta kesehatan yang buruk (IFRC, World Disaster Report 2010: Focus on Urban Risk).

18 Mar 2011

Diskusi Publik Hari Pengurangan Risiko Bencana Sedunia 2010

Dam Bili-bili Mengkhawatirkan, Makassar Bisa Seperti Wasior
DISKUSI BENCANA. Dari kiri, Muh Ilham (moderator), M Nawir, Syamsu Rizal, Abdul Thalib Mustafa dan Kahar Mustari dalam Diskusi Publik memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana Sedunia 2010 yang digelar di studio mini redaksi harian FAJAR, Rabu 13 Oktober. (FOTO YUSRAN/FAJAR)
TAK banyak orang peduli terhadap kelestarian lingkungan hingga bencana itu datang. Bercermin dari bencana ekologis di Wasior, Papua Barat, kita di Sulawesi Selatan pun diharap dapat memetik hikmahnya.
SEBUAH kalimat yang dilontarkan pakar lingkungan hidup dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Kahar Mustari sempat membuat tersentak. Ia mengungkapkan sebuah fakta bahwa sebenarnya Waduk Jeneberang atau lebih dikenal dengan Dam Bilibili, juga menyimpan bencana yang tinggal menunggu waktu seperti bencana di Wasior. Seperti apa ancaman itu?

10 Okt 2010

Siaran Pers SIAGA 2010

Aliansi Masyarakat Makassar Tanggap Bencana
Memperingati Hari Internasional Pengurangan Resiko Bencana - 13 Oktober 2010
Tata kota dan pemerintahan yang baik menjadi prasyarat penting untuk menjamin keberdayaan rakyat dan keterlibatan mereka dalam pengembangan lingkungan perkotaan agar mereka tidak terpinggirkan dan terkena bencana akibat perubahan iklim, kekerasan, serta kesehatan yang buruk (IFRC, World Disaster Report 2010: Focus on Urban Risk).