Perkumpulan sosial-urbanis, bekerja untuk mewujudkan tata kota berkeadilan sosial, ekonomi, dan politik.
24 Jul 2013
10 Feb 2013
Daeng Kebo Laskar Perempuan Republik 1924 – 1947
Penamaan
atau pun paddaengang Kebo hanya ada
di tanah Makassar. Kebo artinya
putih, misalnya pada nama gelaran Macan
Kebo ri Tallo, yang ditujukan kepada seorang jawara perguruan silat Harimau Putih. Adapun paddaengang di belakang nama seorang
digunakan atau diberikan kepada seseorang yang berstatus menikah. Umumnya,
seseorang yang bernama Dg. Kebo berjenis kelamin perempuan, misalnya Salma Dg. Kebo, Mulyati
Dg. Kebo. Sangat jarang nama Dg. Kebo berjenis kelamin laki-laki. Emmy Saelan,
laskar pejuang dari tanah Makassar itu ternyata pernah menggunakan nama samaran
Daeng Kebo. Nama ini mewakili kulitnya yang putih, berhati lembut, tetapi
“balaki” dan pemberani.
3 Feb 2013
Santiago Sang Pembebas
Ekspresi kaum urban melampaui batas
wilayahnya sendiri. Mereka secara bebas menggambar dan menulis ide di atas
properti sendiri, di tembok, mobil, perahu, becak, dan sebagainya. Ekspresi mereka
vulgar dan lugas. Mereka melukiskan ide, idola, hasrat, dan penegasan diri
menyangkut pekerjaan atau pun kebiasaan sehari-hari dengan warna yang mencolok
tentunya. Sebagai contoh sebuah perahu bermesin diesel di kota Manado
Sulawesi Utara, tertulis "Santiago Freedom" di belakang deknya; boat nelayan, tidak jauh
dari pasar Calaca-45, dimana biasanya pelancong bertolak ke Taman Nasional
Bunaken. Bisa jadi kreativitas seperti ini hanya ada di Manado.
30 Jan 2013
Membandingkan Kemiskinan vs Kemajuan Venezuela vs AS
Pengantar M. Nawir
Tulisan ini saya terjemahkan secara bebas dari situs Global
Research yang berjudul Poverty versus Progress: Comparing the US and
Venezuela: What Does it Mean to be "Third World" in 2013.
Penulisnya adalah Eric Draitser, pengasuh blog stopimperialism.com. Isi tulisannya biasa-biasa saja, dan karena
itu mudah dimengerti. Edisi bahasa inggrisnya klik http://www.globalresearch.ca/ poverty-versus-progress-comparing-the-us-and-venezuela/5321055 atau ke http://stopimperialism.org/articles/poverty-and-progress-comparing-the-us-and-venezuela/.
Label:
air bersih,
amerika serikat,
dunia ketiga,
indikator,
kapitalis,
kemajuan,
kemiskinan,
komprehensif,
kualitas,
model,
pangan,
patologi,
pendapatan,
perumahan,
sensus,
statistik,
venezuela
6 Jan 2013
Pemerintah Lalai Rakyat Sengsara: Siaran Pers JRMK Sulsel 2013
Tata kota dan pemerintahan yang baik menjadi
prasyarat penting untuk menjamin keberdayaan rakyat dan keterlibatan mereka
dalam pengembangan lingkungan perkotaan agar mereka tidak terpinggirkan dan
tidak terkena bencana akibat perubahan iklim, kekerasan, serta kesehatan yang
buruk (IFRC, World Disaster Report 2010: Focus on Urban Risk).
Label:
banjir,
bencana,
ekonomi,
kota,
lalai,
PBB,
pemerintah,
pertumbuhan,
perubahan iklim,
resiko,
sengsara
5 Des 2012
Solusi untuk Keluar dari Perangkap Kemiskinan
Angka kemiskinan
di Makassar adalah angka kemiskinan versi BPS dengan menggunakan indikator
nasional. Misalnya,
indikator material bangunan dan peralatan dalam rumah, pakaian masyarakat adat
di Kajang, To Lotang, dan suku pedalaman lainnya, belum tentu cocok dengan
indikator nasional. Dalam konteks perkotaan, umumnya rumah tangga miskin
memiliki peralatan elektronik seperti televisi, VCD player, bahkan sepeda
motor. Fakta-fakta ini digunakan untuk mengukur tingkat pendapatan rumah tangga
miskin yang berhak atau sebaliknya tidak berhak mendapatkan subsidi pemerintah
seperti Raskin, Jamkesmas, dan semacamnya. Petugas sensus akan mengabaikan
kenyataan bahwa peralatan eklektronik dan otomotif tersebut adalah barang
pinjaman, yang menggerogoti pendapatan rumah tangga miskin.
13 Okt 2012
Satu Dekade KPRM Makassar
Sepuluh
Tahun Mengatasi Kemiskinan, Kekumuhan, dan Penggusuran
![]() |
| orasi andi rudiyanto asapa |
Label:
bedah kampung,
bencana,
dekade,
habitat,
JRMK,
kemiskinan,
KPRM,
kumuh,
PBB,
penggusuran
9 Sep 2012
Arsitek Kampung Bungkutoko
M. Nawir
Istilah arsitek kampung atau pun
arsitek komunitas akhir-akhir ini sering digunakan oleh sejumlah
aktivis-intelektual perkotaan untuk menyebut sekelompok praktisi yang bekerja
sama dengan masyarakat akar rumput dalam menata maupun membangun suatu pemukiman.
Sebelumnya, kalangan perencana kota/pemukiman pernah mempopulerkan istilah barefoot
architect (arsitek telanjang kaki), yakni arsitek yang melakukan
pendampingan teknis kepada masyarakat yang membutuhkannya, terutama masyarakat
miskin. Misalnya, pasca rekonstruksi Aceh 2004, beberapa perguruan tinggi
bekerjasama dengan UN Habitat merekrut mahasiswa jurusan teknik arsitek menjadi
relawan sekaligus teknisi perencana pemukiman di lokasi bencana. Selanjutnya,
istilah barefoot architect - yang sebenarnya diinsiprasi dari konsep barefoot
doctors atau "dokter telanjang kaki" pada masa kepemimpinan Mao
Tse Tung di China - kemudian dipertegas lagi dengan istilah arsitek komunitas (community/social
architect) untuk menjelaskan fungsi-fungsi sosial seorang arsitek/perencana
dalam memecahkan masalah pemukiman masyarakat miskin perkotaan. Sejumlah
arsitek dan pekerja sosial di Yogyakarta menamakan dirinya Jaringan Arkom
(Arsitek Komunitas) pasca letusan Merapi dua tahun lalu.
Label:
arsitek,
barefoot,
bedah kampung,
bungkutoko,
city wide,
Germis,
kampung,
kampung pisang,
kemensos,
komunitas,
KPRM,
penataan,
terpadu,
tukang,
upc,
upgrading



